Showing posts with label data. Show all posts
Showing posts with label data. Show all posts

Wednesday, February 19, 2014

Copy paste data ke FD bebas virus

Ini posting di hari yang jelek dan hati yang kacau..hiks2. Kesibukan pekerjaan dan kuliah membuat aktifitas posting sedikit tersendat-sendat. Tapi ga ngapa deh, daripada tidak sama sekali..he2.
Postingan ini meluncur karena melihat beberapa teman yang takut memindahkan (copy-paste) data dari komputer ke FD dengan alasan takut terjangkit virus.

Idenya sebenarnya simple. Sebuah virus dari sebuah FD akan berpindah ke komputer secara otomatis jika isi/drive dari FD tersebut dilihat.
Nah, biar proses copy-paste terhindar dari perpindahan virus caranya pemindahan file dilakukan dengan klik kanan dan send to: Drive FD tujuan. Bereskan..!, Semua file data terpindah tanpa membuka drive FD..he3x.
Selamat mencoba
ReadFull Article ..

Sunday, October 27, 2013

Tips Menghindari Pencurian Data Kartu Kredit dan Debit

Saat ini banyak sekali nasabah bank terutama bank Mandiri dan BCA yang kartu ATM maupun kartu kreditnya diblokir secara sepihak oleh bank tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Setelah diselidiki, ternyata nasabah yang kartunya diblokir, sebelumnya menggunakan kartu tersebut untuk berbelanja di gerai-gerai satu merk kosmetik terkemuka.

Ironisnya, data-data yang tersimpan dalam sistem gerai-gerai tersebut dicuri dan bank khawatir data tersebut disalahgunakan untuk pembobolan saldo rekening atau penggunaan kartu kredit tanpa diketahui pemiliknya.

Hal ini tentu merepotkan karena nasabah harus membuat kartu baru dan tentu memakan waktu serta tenaga.

Pencurian Data Nasabah

Secara sederhana, pencurian data nasabah bank adalah data-data kita yang disimpan oleh bank dicuri oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dengan berbagai tujuan. Salah satunya adalah untuk membobol rekening debit kita atau limit kartu kredit kita.

Pencurian data nasabah ini bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari membobol server utama bank, menyusup ke dalam sistem bank atau mengambilnya dari data transaksi di sebuah toko yang melayani pembayaran menggunakan kartu debit atau kredit. Pada kasus ini, data nasabah yang dicuri adalah melalui pencurian data transaksi di toko-toko satu merk kosmetik.

Data yang sudah dicuri (nama, jumlah saldo, nomor rekening sampai password kartu debit atau kredit) kemudian akan digandakan dan dipakai oleh pencurinya.

Terlebih bank jarang sekali mau mengganti kerugian yang diderita nasabahnya walaupun terkadang itu disebabkan oleh kecerobohan bank itu sendiri.

Lalu bagaimana cara menghindari terkena pencurian data nasabah? Berikut tips yang mudah diaplikasikan untuk mencegah hal itu terjadi.

Tips Agar Terhindar Dari Pencurian Data:

1. Ketika membayar menggunakan kartu kredit, jangan lengah dan selalu perhatikan teller atau kasir yang menangani kartu Anda. Pastikan kartu sudah berada di tangan Anda ketika Anda meninggalkan toko atau merchant tersebut.

2. Pastikan Anda menyimpan secara aman tiga atau empat digit terakhir dari nomor di belakang kartu kredit anda. Saat melakukan pembayaran di kasir misalnya, Anda perlu memastikan semua proses transaksi berjalan lancar tak mencurigakan.

3. Simpanlah struk belanjaan Anda untuk dibandingkan dengan billing statement kartu kredit. Dengan begitu Anda bisa tahu transaksi mana saja yang tidak sesuai dengan penggunaan kartu kredit Anda.

4. Jangan asal membayar menggunakan kartu debit atau kredit. Bila nominalnya masih memungkinkan untuk dibayar secara cash (tunai) maka bayarlah dengan uang cash.

5. Hancurkan atau sobek-sobek semua struk transaksi yang menggunakan kartu debit atau kredit sebelum dibuang. Data-data yang tercetak dalam kertas struk bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab.

6. Jangan pernah memberitahukan pin Anda kepada siapapun dan jangan sampai orang lain melihat kombinasi angka yang Anda masukkan ketika membayar menggunakan kartu debit atau kredit.

7. Selalu berhati-hati dan bijak dalam menggunakan kartu debit dan kartu kredit.

Demikian tips untuk menghindari terkena pencurian data nasabah yang akhir-akhir ini marak terjadi. Selalu teliti dan tidak ceroboh serta mengikuti perkembangan terkini agar tidak menjadi korban kejahatan pembobolan data nasabah bank.

Sumber: detikinet
ReadFull Article ..